Ekspedisi Ciliwung - Laporan Jurnalistik Kompas: Mata Air,

Ekspedisi Ciliwung - Laporan Jurnalistik Kompas: Mata Air,


Ekspedisi Ciliwung - Laporan Jurnalistik Kompas: Mata Air, Air Mata ✅ [PDF / Epub] ☉ Ekspedisi Ciliwung - Laporan Jurnalistik Kompas: Mata Air, Air Mata By Tim Ekspedisi Ciliwung Kompas 2009 ⚣ – Centrumpowypadkowe.co.uk Berkah maupun bencana alam pada hakikatnya hanyalah jawaban alam atas tindakan yang telah ia terima dari manusia Jika kita memperlakukan dan mengolah lingkungan alam dengan bijak, kita bakal menuai be Berkah - Laporan Jurnalistik Kompas: PDF or maupun bencana alam pada hakikatnya - Laporan PDF/EPUB ì hanyalah jawaban alam atas tindakan yang telah ia terima dari manusia Jika kita memperlakukan dan mengolah lingkungan alam dengan bijak, kita bakal menuai berkah yang melimpah namun, sebaliknya, kalau alam diperlakukan dengan semena mena, bisa dipastikan ia bakal melakukan pembalasan dengan mencurahkan seribu satu musibahTulisan tulisan dalam buku Ekspedisi Ciliwung PDF or ini secara umum menggambarkan kausalitas serupa juga terjadi dalam hubungan antara Sungai Ciliwung dan manusia manusia yang hidup di sepanjang daerah alirannya Ciliwung yang di zaman purbakala dimuliakan dan dijaga sebagai sumber air yang utama, kemudian mengalami perusakan dan pencemaran parah akibat faham kapitalisme yang cenderung eksploitatifPerubahan sikap manusia atas Ciliwung mengakibatkan sungai itu mengalami Ciliwung - Laporan PDF/EPUB Ã perubahan peran ekologis Sungai utama yang membelah Jakarta itu, yang dulu merupakan mata air dan sumber kehidupan, kini telah berubah menjadi sumber air mata akibat banjir dan seribu satu macam bencana lain yang seringkali dibawa.

    Kindle Welcome to the Kindle ereader store purbakala dimuliakan dan dijaga sebagai sumber air yang utama, kemudian mengalami perusakan dan pencemaran parah akibat faham kapitalisme yang cenderung eksploitatifPerubahan sikap manusia atas Ciliwung mengakibatkan sungai itu mengalami Ciliwung - Laporan PDF/EPUB Ã perubahan peran ekologis Sungai utama yang membelah Jakarta itu, yang dulu merupakan mata air dan sumber kehidupan, kini telah berubah menjadi sumber air mata akibat banjir dan seribu satu macam bencana lain yang seringkali dibawa."/>
  • Paperback
  • 308 pages
  • Ekspedisi Ciliwung - Laporan Jurnalistik Kompas: Mata Air, Air Mata
  • Tim Ekspedisi Ciliwung Kompas 2009
  • Indonesian
  • 10 July 2018

About the Author: Tim Ekspedisi Ciliwung Kompas 2009

Is - Laporan Jurnalistik Kompas: PDF or a well known author, some - Laporan PDF/EPUB ì of his books are a fascination for readers like in the Ekspedisi Ciliwung Laporan Jurnalistik Kompas: Mata Air, Air Mata book, this is one of the most wanted Tim Ekspedisi Ciliwung Kompas author readers around the world.



10 thoughts on “Ekspedisi Ciliwung - Laporan Jurnalistik Kompas: Mata Air, Air Mata

  1. Rina Handayani Rina Handayani says:

    Buku Ekspedisi Ciliwung secara detail menggambarkan bagian hulu hingga hilir sungai Ciliwung Ciliwung yang mulanya bernama Haliwung dari bahasa Sunda berarti tak menentu Ciliwung juga sebagai sungai purba yang terbentuk bersamaan dengan dataran Jakarta 5.000 SM lalu Kini Ciliwung masuk kategori air kelas IV atau tak layak konsumsi, hanya bisa digunakan untuk pengairan tanaman.Ekspedisi juga membawa kita pada khayalan, membawa kita seolah olah ikut bersama tim Buku yang mampu menarik pembaca Buku Ekspedisi Ciliwung secara detail menggambarkan bagian hulu hingga hilir sungai Ciliwung Ciliwung yang mulanya bernama Haliwung dari bahasa Sunda berarti tak menentu Ciliwung juga sebagai sungai purba yang terbentuk bersamaan dengan dataran Jakarta 5.000 SM lalu Kini Ciliwung masuk kategori air kelas IV atau tak layak konsumsi, hanya bisa digunakan untuk pengairan tanaman.Ekspedisi juga membawa kita pada khayalan, membawa kita seolah olah ikut bersama tim Buku yang mampu menarik pembaca untuk membayangkan apa yang mereka lihat, temukan, dengar, dan rasakan Sungguh menarik, mengikuti pengalaman tim ekspedisi Terbayang jeram Ciliwung dengan arusnya yang deras di bagian hulu, lalu mulai banyaknya limbah cair masuk melalui pipa pipa di bagian tengah Ciliwung, hingga tumpukan sampah yang makin tak bisa ditolerir menuju hilir termasuk bantaran kali yang menjadi pemukiman padat.Melalui buku laporan jurnalistik Kompas, membuka mata kita bagaimana seharusnya Ciliwung menjadi halaman rumah bukannya malah menjadi halaman belakang tempat membuang segala macam yang dianggap sampah Sayang, Ciliwung makin terdesak dari pembangunan villa yang mempersempit daerah tangkapan air hujan di bagian hulu Pembuangan limbah rumah tangga, industri, bahkan rumah sakit hampir di sepanjang aliran semakin mencemari Ciliwung.Prihatin Pasti, namun ekspedisi tak berhenti disitu Seperti pepatah banyak jalan menuju Roma Eksedisi yang menggandeng pakar sosiolog, arkeolog, perkotaan, pegiat lingkungan, generasi muda, instansi hingga Gubernur DKI Jakarta dan Jawa Barat membuka pikiran bahwa banyak solusi yang ditawarkan untuk satu tujuan Ciliwung yang lebih baik Berbicara Ciliwung memang selalu tak lepas dari daerah Puncak Bogor sebagai hulunya Di situ pula terdapat Taman Wisata Alam Telaga Warna yang masih asri sebagai salah satu daerah tangkapan air hujan yang mengalirkan Ciliwung ke muaranya di Teluk Jakarta Sebelum sampai muara, di bagian hulu meander meander atau aliran berkelok kelok Ciliwung mengikuti lembah Kebun Teh nampak cantik dari udara menuju Bendung Katulampa Bogor.Dan, ternyata pembangunan Istana Bogor berikut Kebun Raya Bogor sengaja mengedepankan Ciliwung di halaman depan Hingga, membuat Sir Thomas Stamford Raffles dan istrinya Olivia Marianne Raffles begitu betah di dalamnya Jejak Raffles pun masih tertinggal di Pintu Masuk Utama Kebun Raya Bogor dalam bentuk monumen peringatan mengenang sang istri yang wafat November 1814.Karena itu tak salah berharap Ciliwung kembali menjadi dambaan warga Sungai yang jernih airnya, hijau di kiri kanannya, nyaman, dan tentunya menjadi kebanggaan Ibu Kota Ciliwung yang nantinya tak kalah membawa berkah seperti Sungai Nil di Mesir atau Thames di Inggris yang berfungsi sebagai public area

  2. Tini Bohang Tini Bohang says:

    bahwa ciliwung yang dulu diperlakukan sebagai sumber daya bersama lama kelamaan hanya dijadikan barang publik yang diperlakukan seenaknya hutan di bagian hulu yang harusnya dijadikan daerah resapan air terus menerus dibangun vila vila dan hanya menyisakan hutan kurang dari 40 persen tiap tahn berkurang para penduduk bantaran ciliwung membuang seluruh kotoran diri dan limbah rumah tangga tanpa merasa berdosa industri dibangun disekitar ciliwung tanpa disertai pembuatan lahan hijau tumpukan bahwa ciliwung yang dulu diperlakukan sebagai sumber daya bersama lama kelamaan hanya dijadikan barang publik yang diperlakukan seenaknya hutan di bagian hulu yang harusnya dijadikan daerah resapan air terus menerus dibangun vila vila dan hanya menyisakan hutan kurang dari 40 persen tiap tahn berkurang para penduduk bantaran ciliwung membuang seluruh kotoran diri dan limbah rumah tangga tanpa merasa berdosa industri dibangun disekitar ciliwung tanpa disertai pembuatan lahan hijau tumpukan sampah dan pembangunan tersebut mengurangi volume DAS ciliwung tiap tahun banjir rutin hanya secuil pembalasan alam atas keegoisan manusia

  3. Rizky Suleman Rizky Suleman says:

    selain hal hal yg umum diketahui seperti banyaknya sampah baik dari permukiman dan industri, ada beberapa hal yang menarik seperti tinggalan sejarah yang tersebar di sepanjang sungai ciliwung ternyata kerusakan sungai ini sudah seragam dari hulu hingga hilir laporannya cenderung bersifat laporan jurnalistik data data yang disajikan tidak sedetil buku ekspedisi Bengawan Solo yang ditulis sebelumnya.

  4. ana ana says:

    Yang mencengangkan adalah ternyata hulu Sungai Ciliwung pun sudah tak layak konsumsi scaryface

  5. ibnumaroghi ibnumaroghi says:

    Tentang Jakarta dan sekitarnya, saya selalu suka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *